MESUJI, FAKTAPENA.com — Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Mesuji menggelar bimbingan teknis desain pembelajaran dan asesmen digital untuk mempercepat penerapan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE).
Berdasarkan informasi resmi kampus, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan mutu akademik di lingkungan institusi.
Apa Itu Kurikulum Berbasis OBE
OBE menempatkan capaian pembelajaran sebagai titik awal perancangan kuliah. Materi, metode mengajar, dan bentuk penilaian disusun mengikuti kemampuan yang harus dikuasai mahasiswa di akhir perkuliahan.
Pendekatan ini berbeda dengan pola lama yang kerap berangkat dari daftar materi. Dengan OBE, pertanyaan utamanya bukan “apa yang diajarkan”, melainkan “apa yang mampu dilakukan lulusan”.
Peran Asesmen Digital
Asesmen digital dibutuhkan agar capaian pembelajaran dapat diukur secara konsisten. Penilaian yang terekam sistem memudahkan dosen menelusuri perkembangan mahasiswa dari satu tahap ke tahap berikutnya.
Rekam jejak penilaian juga menjadi bahan evaluasi program studi. Data tersebut menunjukkan bagian kurikulum mana yang belum menghasilkan capaian sesuai target.
Tindak Lanjut di Program Studi
Hasil bimbingan teknis umumnya ditindaklanjuti dengan penyesuaian rencana pembelajaran semester di masing-masing program studi.
Penyesuaian mencakup rumusan capaian, bentuk tugas, serta kriteria penilaian yang lebih terukur.
Relevansi bagi Mahasiswa
Bagi mahasiswa, perubahan ini berdampak pada cara belajar. Penilaian tidak lagi bertumpu pada ujian akhir semata, melainkan pada rangkaian tugas yang menunjukkan penguasaan kemampuan tertentu.
Pola tersebut menuntut konsistensi belajar sepanjang semester, tetapi memberi gambaran kemampuan yang lebih utuh.
FAKTAPENA menyusun berita ini berdasarkan informasi resmi yang dipublikasikan ITB Mesuji dan akan memperbarui bila tersedia keterangan lanjutan.
Sumber: Institut Teknologi dan Bisnis Mesuji — https://itb-mesuji.ac.id/
Komentar (0)